pembelajaran tanpa batas www.malang-center.blogspot.com

  • RSS
  • Delicious
  • Digg
  • Facebook
  • Twitter
  • Linkedin
Posted by Ezkajivo - - 3 comments

oNi aku arsipkan sebagai langkah awal aku mengenal pengoprekan hp, bermula setelah membeli HP SE K550i dan melihat temen yang sudah belajar ngoprek hp-nya, jadi kepengen deh. Gak tahu ya kalo nokia gmn ngoreknya ?

Firmware : Software / perangkat lunak yang dibuat oleh vendor (perusahaan pembuat ponsel) untuk mengoperasikan fitur-fitur ponsel, yang terdiri dari beberapa bagian yang lebih kecil.

FS (File System) : Bagian dari firmware yang berfungsi untuk menyimpan file-file settingan / konfigurasi agar ponsel dapat digunakan sebagaimana mestinya, yang sekaligus berfungsi sebagai tempat internal memory / phone memory ponsel.


MAIN : Bagian utama firmware yang berfungsi sebagai Operating System (OS) ponsel yang mengoperasikan fungsi2 ponsel itu sendiri.

Flashing : Proses memasukkan firmware ke ponsel

CID : Nomor CID menentukan jenis proteksi ponsel yang digunakan oleh Sony Ericsson. CID baru terus dikembangkan dari waktu ke waktu, dengan tujuan untuk mencegah ponsel-ponsel SE di-unlock, di-flash, atau di-utak-atik dengan program-program selain program service resmi SE. CID yang ada sekarang ini adalah : 16, 29, 36, 49, 51, 52 & 53.

COLOR : BLUE / BROWN / RED (pada CID)
Warna-warna ini menentukan jenis ponsel.
BLUE : ponsel diproduksi di pabrik dan tidak pernah diprogram dengan software / GDFS / IMEI
BROWN : ponsel yang digunakan untuk tujuan pengembangan / testing. Bisa dianggap sebagai prototype / beta.
RED : ponsel yang beredar bebas di pasaran.

GDFS (Global Data File System) : yaitu non volatile area yang menyimpan parameter-parameter, settingan-settingan dan kalibrasi data (termasuk simlock), biasanya masing2 GDFS pd tiap hp berbeda2, untuk mencegah hal yg ga diinginkan, ada baiknya backup terlebih dahulu GDFS sebelum hp kita oprek2.

CDA (Cellular Digital Accessory) : Nomor CDA menentukan varian firmware mana yang harus seharusnya digunakan untuk ponsel tersebut. Nomor CDA ini yang menentukan language pack, branding, bandlock yang mana yang akan diflashkan ke dalam ponsel oleh SEUS (Sony Ericsson Update Service). Contoh: sebuah K750i Generic di Scandinavia menggunakan CDA102337/12, sedangkan K750i yang branded (hanya bisa menggunakan provider Telenor) menggunakan CDA102338/62. Keduanya akan diflash dengan paket bahasa yang sama, akan tetapi yang terakhir hanya bisa menggunakan sim card dari provider Telenor saja (branded).

Customize / Customizing : Modding yang dilakukan pada FS (File System) ponsel dengan tujuan mengkostumisasi tampilan ponsel. Biasanya dilakukan untuk mengganti tampilan icon-icon menu ponsel yang standar dengan tampilan baru yang lebih menarik.

db20xx : Jenis chipset yang digunakan pada ponsel. Misal :
db2000 (disebut juga marita full) : Z1010,V800,Z800,W900
db2010 (disebut juga marita compact) : J300,K300,K310,K500,K510,K600,K608, K700,S700,K750,W550,W800,W810
db2020 : K810,K800,K790,K770,K610,V630,W850
db2012 : K320
db2000 + PDA Part : M600,M608,W950,W958,P990

Cross flash : Flashing suatu tipe ponsel dengan menggunakan firmware tipe ponsel lain yang memiliki spesifikasi sama dengan ponsel tersebut.
Misal : Cross flash K750i dengan firmware W800i, K800 ke K810 dll.

Full Flash : Proses flashing yang dilakukan pada bagian MAIN dan FS ponsel

Finalize / Finalizing : Tahap terakhir dalam proses full flashing, yaitu proses mengcopy file-file konfigurasi / settingan ponsel yang paling utama, beserta file-file sertifikat Java ke FS (File System) ponsel, agar ponsel dapat digunakan kembali setelah mengalami full flashing.

Berikut list hp se yang bisa di cross flash
K
K310 <-> W200
K320 <-> W200
K510 <-> W200
K530 <-> W660
K550 <-> W610
K610 <-> W660
K618 <-> W660
V630 <-> W660
K/D750 <-> W800
K800 <-> K810

S
S500 <-> W580

V
V630 <-> K618 => (customization)

W
W700 <-> W800, K/D750














3 Responses so far.

  1. yoe says:

    seepp ni boss sangat membantu..

    blog saya http://latakhofwalatahzan.blogspot.com/

Leave a Reply